"Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya"[cite: 176]. Memberikan ruang ekspresi positif, edukatif, dan inspiratif bagi siswa berbakat.
42
Kecamatan
371
Peserta SD
7
Cabang Lomba
Penjaringan Juara
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut telah sukses menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disdik Kabupaten Garut, Asep Wawan, di Aula Pondok Pesantren Al Musaddiyah pada Kamis, 21 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Asep Wawan berharap ajang yang merupakan program tahunan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini mampu menumbuhkan bibit-bibit seni baru yang berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Kepala Bidang SD Disdik Garut, Ai Sadidah, menambahkan bahwa kompetisi ini diikuti oleh 371 peserta dari 42 kecamatan yang merupakan siswa kelas 3, 4, dan 5 SD.
“FLS3N diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang kreatif, inovatif, inklusif, dan berbudaya di lingkungan sekolah dasar,” ujar Ai Sadidah.
Karya gambar menceritakan kisah keseharian berdasarkan imajinasi anak[cite: 192].
Menyanyi seorang diri menggunakan teknik vokal baik untuk menginterpretasi lagu.
Menghasilkan karya kriya buatan tangan (handmade) dengan tingkat craftsmanship tinggi[cite: 204].
Seni pertunjukan one man show tanpa membaca naskah cerita fiksi atau folklore nusantara[cite: 209].
Kompetisi merangkai gagasan ke dalam cerita fiksi tertulis secara kreatif[cite: 217].
Pertunjukan teater tanpa kata, mengandalkan gerak tubuh dan ekspresi wajah[cite: 222].
Penyajian karya tari kreasi baru yang sesuai dengan psikologi anak[cite: 229].
Ajang pengembangan minat dan bakat di bidang seni budaya jenjang SMP. Telah sukses digelar pada tanggal 21 - 22 April 2026.
8
Cabang Lomba
Rayon 1
Juara Umum
Klasemen Final
Pelaksanaan FLS3N tingkat SMP telah ditutup secara resmi oleh Kabid SMP Disdik Garut, Teguh Iman Pribadi di Gedung Lasminingrat pada Rabu, 22 April 2026. Dari 8 cabang lomba yang dipertandingkan, Rayon 1 berhasil meraih gelar juara umum dengan torehan total 16 penghargaan. Prestasi ini menunjukkan kualitas pembinaan kesenian yang konsisten.
Ilustrasi: Tahap manual menggunakan kertas A3, kemudian dilanjutkan finishing pewarnaan menggunakan software digital (Photoshop, Procreate, dll)[cite: 279, 280]. Dilarang keras menggunakan AI.
Menulis Cerita: Cerita diketik menggunakan Google Docs sepanjang 500-1.700 kata[cite: 329, 331].
Menyanyi Solo: Membawakan lagu pilihan berbahasa Indonesia dengan iringan Music Minus One (MMO) atau instrumen hidup[cite: 288, 291].
Mendongeng: Pertunjukan one man show tanpa teks dengan durasi 5-10 menit bersumber dari fiksi atau folklore[cite: 322, 323].
Ansambel 3 Alat Campuran: Terdiri dari 3 instrumen (melodi, harmoni, irama). Membawakan 1 buah lagu daerah[cite: 301, 303].
Musik Tradisional: Kelompok beranggotakan 5 siswa. Tema "Upacara Pelestarian Alam"[cite: 294].
Tari Kreasi: Dimainkan oleh grup 5 penari dengan tema "Pesta Rakyat", berakar dari budaya lokal (durasi 5-7 menit)[cite: 307, 309].
Pantomim: Pertunjukan 2 orang mengandalkan gerak tubuh tanpa kata. Tema: "Lautku yang Indah"[cite: 316, 318].
Ukuran Huruf
Mode Kontras
Bantuan Visual